BREAKING NEWS

 


Ormas Madas Resmi Laporkan Dugaan Pemotongan PKH oleh Pendamping ke Kejaksaan Negeri Pamekasan



Pamekasan — Organisasi masyarakat Madas (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Pamekasan menerima laporan dari warga Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, terkait dugaan pemotongan dana bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) yang diduga dilakukan oleh oknum pendamping.


Menurut laporan yang diterima Madas, dugaan pemotongan tersebut tidak hanya dialami satu penerima, namun disebutkan terjadi hampir di seluruh wilayah kecamatan. Kasus ini mulai terungkap setelah sejumlah warga Desa Branta Tinggi menyampaikan bahwa mereka tidak menerima dana bantuan secara utuh.


Warga menyebut, kartu dan nomor PIN milik penerima PKH diduga dikuasai oleh oknum pendamping, sehingga warga hanya menerima sebagian dari jumlah bantuan yang menjadi hak mereka. Kondisi itu kemudian mendorong masyarakat untuk mengadu kepada Ormas Madas DPC Pamekasan.


Atas dasar pengaduan tersebut, Ormas Madas secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Kejaksaan Negeri Pamekasan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Laporan tersebut juga disebut melibatkan oknum pendamping beserta suaminya yang diduga turut berperan dalam praktik tersebut. (as.)


Mukarram

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image