Rehab Pustu Alas Kembang Sempat Terhenti, Faisol: Kami Sudah Koordinasi Dengan Kepala Tukang dan Dinkes
Bangkalan | Ungkapnews.com – Pelaksana proyek pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Alas Kembang, Kecamatan Burneh, memastikan bahwa penghentian sementara pekerjaan bukan disebabkan oleh permasalahan pembayaran tukang, melainkan karena menunggu kedatangan bahan bangunan yang dipesan melalui aplikator resmi.
Pelaksana proyek, Faisol, menjelaskan bahwa pekerjaan baru dihentikan sementara selama dua hari terakhir. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan kepala tukang serta Dinas Kesehatan terkait kondisi tersebut.
“Berhentinya sementara pekerjaan Pustu Alas Kembang bukan karena tukang tidak dibayar, melainkan karena kami masih menunggu bahan. Kami juga sudah koordinasi dengan kepala tukang dan Dinas Kesehatan,” jelas Faisol, Kamis (30/10).
Ia menuturkan, pemesanan bahan dilakukan melalui PT Kencana, karena perusahaan tersebut satu-satunya yang memiliki spesifikasi bahan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta mampu memberikan garansi hingga 10 tahun. Namun, proses pengiriman bahan membutuhkan waktu sekitar tiga minggu.
“Pemesanan bahannya harus melalui aplikator. Kami sudah memesan melalui PT Kencana, tapi barangnya harus menunggu tiga minggu baru bisa dikirim. Jadi pekerjaan kami hentikan sementara sambil menunggu bahan datang,” tambahnya.
Faisol menegaskan, pihaknya tidak mungkin menelantarkan para pekerja yang sudah berjerih payah dalam proyek tersebut.
“Saya tidak mungkin menyia-nyiakan jerih payah orang, jadi tidak mungkin tidak kami bayar,” tegasnya.
Sementara itu, terkait papan nama kegiatan, ia menjelaskan bahwa hal tersebut sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak konsultan namun karena faktor lupa. Kini, papan nama kegiatan sudah terpasang di lokasi proyek.
Lebih lanjut, Faisol juga menyayangkan adanya pemberitaan tanpa konfirmasi langsung sebelumnya.
“Kami dari pihak CV maupun pelaksana sangat menyayangkan kenapa dari teman-teman wartawan tidak langsung konfirmasi ke kami, sehingga kami bisa menjelaskan secara rinci dan kronologis kenapa pekerjaan kami hentikan sementara,” ujarnya.
Meski demikian, Faisol tetap menegaskan komitmen pihaknya untuk menyelesaikan proyek tersebut sesuai waktu yang telah ditentukan. “Kami optimistis bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu,” pungkasnya. (Achmad).






