Antrean BBM SPBU Tanah Merah Bangkalan Tumpah ke Jalan Raya, Warga Khawatir Picu Kecelakaan
BANGKALAN| Ungkapnews.com— Antrean kendaraan di SPBU Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, membludak hingga keluar dari area pengisian dan mengular ke badan jalan raya pada Kamis malam, 3 September 2026.
Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi terlihat terganggu. Puluhan kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi hingga kendaraan pikap, tampak mengantre dalam satu jalur yang bercampur tanpa pemisahan yang jelas.
Antrean panjang tersebut bahkan terlihat memenuhi sebagian badan jalan di depan SPBU Pertamina yang berada di sekitar gerai Indomaret. Situasi itu membuat kendaraan yang hendak melintas harus memperlambat laju dan lebih berhati-hati ketika melewati kawasan tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan, kepadatan kendaraan semakin terasa saat malam hari. Antrean warga yang hendak mendapatkan BBM terus bertambah sehingga sebagian kendaraan tidak lagi tertampung di dalam area SPBU.
Antrean yang tumpah ke jalan raya ini menjadi perhatian warga, mengingat jalur tersebut merupakan akses yang masih dilalui kendaraan dari berbagai arah. Jika tidak segera ditata, warga khawatir kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan, terutama ketika kendaraan yang melintas harus berpapasan dengan kendaraan yang sedang mengantre.
“Kondisi kayak gini bahaya banget. Motor, mobil, truk jadi satu. Nggak ada yang ngatur juga. Kalau malam begini, apalagi antreannya sampai ke jalan, pengendara yang lewat harus ekstra hati-hati,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurut warga, persoalan bukan hanya mengenai panjangnya antrean, tetapi juga bagaimana kendaraan tersebut diarahkan agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Antrean yang tidak tertata berpotensi membuat pengendara keluar-masuk barisan secara tiba-tiba. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian, terutama pada jam-jam malam ketika volume kendaraan masih cukup tinggi.
Warga berharap pengelola SPBU dapat melakukan pengaturan antrean dengan lebih baik. Selain itu, aparat terkait juga diharapkan turun tangan apabila kepadatan kendaraan mulai mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Kami bukan melarang masyarakat mengantre BBM. Silakan, karena itu kebutuhan. Tapi kalau sudah sampai memenuhi jalan raya, harus ada pengaturan supaya pengguna jalan lain tetap aman,” tambah warga tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Tanah Merah maupun pihak terkait mengenai penyebab panjangnya antrean kendaraan malam ini.
Kondisi antrean tersebut pun menjadi sorotan warga sekitar. Mereka meminta agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut, terutama apabila antrean kembali terjadi pada malam-malam berikutnya.
Warga berharap ada solusi konkret, baik melalui pengaturan jalur antrean, petugas yang mengarahkan kendaraan, maupun langkah lain yang dapat memastikan aktivitas pengisian BBM tidak sampai mengganggu keselamatan dan kelancaran pengguna jalan.
Situasi di SPBU Tanah Merah tersebut menjadi pengingat bahwa tingginya aktivitas pengisian BBM perlu diimbangi dengan sistem antrean yang tertib, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa mengorbankan kelancaran lalu lintas di jalan raya.
Penulis : zuber










