Tiga Hari Penuh Sportivitas, SATE CUP 2026 Berakhir Sukses, NH Juara Umum dan Pamur-Jokotole Masuk Tiga Besar
SAMPANG|– Kejuaraan Pencak Silat SATE CUP (Sa Ateh Sa Taretanan) 2026 resmi berakhir pada Rabu (29/7/2026), menandai berakhirnya tiga hari kompetisi yang berlangsung kompetitif, tertib, dan penuh semangat persaudaraan. Ajang yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sampang itu tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam membangun masa depan pencak silat di Kabupaten Sampang.
Sejak hari pertama hingga penutupan, GOR Tennis Indoor Sampang dipenuhi antusiasme para atlet, pelatih, official, serta masyarakat yang memberikan dukungan. Setiap pertandingan menghadirkan persaingan yang sehat dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, sekaligus menjadi ruang pembuktian hasil pembinaan atlet yang selama ini dilakukan oleh masing-masing perguruan.
Pada akhir kejuaraan, Perguruan NH (Nur Harias) tampil sebagai Juara Umum Peringkat I setelah mengumpulkan poin tertinggi melalui penampilan yang konsisten di berbagai nomor pertandingan. Keberhasilan tersebut menjadi buah dari kerja keras atlet, pelatih, dan sistem pembinaan yang berjalan secara berkesinambungan.
Di posisi berikutnya, Perguruan Pamur berhasil meraih Juara Umum Peringkat II. Penampilan para pesilat Pamur dinilai impresif dan mampu memberikan persaingan yang ketat hingga partai-partai terakhir. Sementara Perguruan Jokotole menempati Juara Umum Peringkat III, melengkapi daftar perguruan terbaik dalam penyelenggaraan SATE CUP 2026.
Prosesi penyerahan trofi berlangsung dalam suasana penuh kebanggaan. Sorak tepuk tangan dan apresiasi mengiringi para atlet yang naik ke podium, mencerminkan bahwa kemenangan tidak hanya menjadi milik individu maupun perguruan, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi dunia pencak silat Kabupaten Sampang secara keseluruhan
Ketua IPSI Kabupaten Sampang, H. Moh. Munadi, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, keberhasilan SATE CUP 2026 merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari panitia pelaksana, wasit, juri, pelatih, official, pemerintah daerah, hingga masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap jalannya kejuaraan.
"Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang. Bagi yang belum menang, teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi di masa depan," ujar H. Moh. Munadi dalam sambutannya saat penutupan kejuaraan.
Ia menegaskan bahwa setiap pertandingan sejatinya merupakan bagian dari proses pembinaan. Menang maupun kalah bukanlah akhir perjalanan seorang atlet, melainkan pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kemampuan, mental bertanding, serta menjaga karakter sebagai seorang pesilat yang menjunjung tinggi disiplin dan sportivitas.
Lebih jauh, H. Moh. Munadi menegaskan komitmen IPSI Kabupaten Sampang untuk terus memperkuat pembinaan atlet secara berjenjang. "Kami akan terus berkomitmen serta berjuang untuk memajukan pencak silat di Kabupaten Sampang, termasuk di tingkat nasional bahkan internasasional," harapnya.
Berakhirnya SATE CUP 2026 menjadi penanda optimisme baru bagi perkembangan pencak silat di Kabupaten Sampang. Dengan sinergi antara IPSI, pemerintah daerah, perguruan, pelatih, dan masyarakat, kejuaraan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus melahirkan atlet-atlet berprestasi, menjaga nilai luhur budaya bangsa, serta membawa nama Sampang semakin diperhitungkan di panggung pencak silat nasional hingga internasional.
Sahi






