BREAKING NEWS

 

Relawan SPPG Anugerah Jaya Kokop Turun Jalan! Tegaskan MBG Jangan Dihentikan, Sebut Program Presiden Dongkrak Ekonomi Desa dan Gizi Anak




BANGKALAN | Ungkapnews.com– Gelombang dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menguat di berbagai daerah. Di Kabupaten Bangkalan, sejumlah relawan dan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari berbagai wilayah turun langsung dalam aksi damai untuk menyuarakan harapan agar program unggulan Presiden Republik Indonesia tersebut tetap berjalan dan terus diperluas manfaatnya.


Salah satu kelompok yang turut hadir dalam aksi damai di depan Kantor Bupati Bangkalan adalah perwakilan SPPG Anugerah Jaya Kokop. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program yang selama ini dinilai memberikan dampak besar, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa.


Koordinator aksi dari SPPG Anugerah Jaya Kokop, Hadori, menegaskan bahwa pihaknya berdiri bersama para relawan MBG yang menginginkan program tersebut terus dilanjutkan. Menurutnya, manfaat yang dirasakan masyarakat selama program berjalan sangat nyata dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat di tingkat bawah.



“Kami dari SPPG Anugerah Jaya Kokop sangat mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis. Program ini sangat membantu perekonomian masyarakat desa. Selain menumbuhkan UMKM lokal, program ini juga mampu menyerap banyak tenaga kerja,” ujar Hadori saat mengikuti aksi damai, Kamis (25/6/2026).



Menurutnya, keberadaan MBG telah menciptakan efek domino yang positif bagi masyarakat. Selain membantu meningkatkan kualitas gizi anak-anak, program tersebut juga membuka peluang usaha dan pasar baru bagi petani, peternak, hingga pelaku usaha mikro yang menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan pangan program MBG.



Ia menjelaskan bahwa selama ini hasil pertanian dan peternakan masyarakat lokal dapat terserap dengan lebih baik melalui keberadaan program tersebut. Kondisi itu secara tidak langsung membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat perekonomian desa.

“Selain kebutuhan gizi anak-anak di desa bisa terpenuhi, para petani dan peternak juga sangat merasa terbantu dengan adanya program MBG ini. Dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat bawah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hadori menyoroti munculnya sejumlah kelompok yang menyuarakan penghentian Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, pandangan tersebut tidak mencerminkan kondisi riil masyarakat yang selama ini menjadi penerima manfaat langsung dari program tersebut.



Ia menilai masyarakat di tingkat akar rumput justru menginginkan agar program tersebut terus berlanjut karena manfaatnya telah dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.



“Kalau kita melihat ada banyak gerakan anomali yang menginginkan MBG dihapus, bagi kami itu sangat tidak mewakili perasaan rakyat di bawah. Kami yang hadir dari Desa Kokop datang sebagai bentuk dukungan moral kepada Presiden Republik Indonesia agar program prioritas Makan Bergizi Gratis tetap berlanjut, khususnya di Kabupaten Bangkalan,” katanya.



Dalam aksi tersebut, para peserta membawa aspirasi agar pemerintah pusat tetap konsisten menjalankan Program MBG sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini. Mereka menilai investasi pada pemenuhan gizi anak merupakan langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.



Tak hanya itu, keberadaan SPPG di berbagai wilayah juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat sekitar. Dengan melibatkan petani, peternak, pelaku UMKM, hingga tenaga kerja lokal, program tersebut dinilai mampu menciptakan manfaat berlapis yang dirasakan secara luas.



Menutup pernyataannya, Hadori berharap SPPG Anugerah Jaya Kokop dapat terus menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di wilayah pedesaan dan pelosok.



“Kami berharap SPPG Anugerah Jaya terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, khususnya yang berada di pelosok desa,” pungkasnya.



Aksi damai yang berlangsung tertib di depan Kantor Bupati Bangkalan tersebut diikuti oleh relawan MBG dan pengelola SPPG dari berbagai kecamatan. Mereka menyampaikan pesan yang sama, yakni mendukung penuh keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis karena dianggap telah memberikan dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan yang signifikan bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah di Kabupaten Bangkalan.


Jamal

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image